Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

PROSES MEMBUAT BUKU

  PROSES MEMBUAT BUKU ( Bag.1)   Sebelum menulis sebuah buku, perlu diperhatikan bagian awal penulisan, yaitu I). PRA-PENULISAN. Hal yang bisa memberikan inspirasi untuk menulis buku : 1). Kitab rujukan 2). Kumpulan renungan pribadi 3). Kegiatan sehari-hari 4). Kondisi diri kita 5). Keterbatasan diri 6). Hobi 7). Kejadian Nyata 8) . Perjalanan yang berkesan 9). Tulisan orang lain 10). Idealisme penulis II). MOTIVASI DALAM MENULIS Motivasi utama dalam menulis buku diluruskan dulu, jadikan menulis buku sebagai sarana ibadah kepada Allah, sehingga aktivitas tersebut tidak menjadi beban, justru akan memudahkan kita lancar menulis! III). TUJUAN MENULIS BUKU Perjelas tujuan menulis buku, agar proses menulis lancar. IV). SEGMEN BUKU TERTENTU Perjelas juga segmen buku, misalnya target untuk anak-anak, beda dengan buku tertarget untuk remaja dan ibu-ibu. V). TENTUKAN TEMA Menentukan tema dengan jelas terlebih dulu, juga akan memperlancar pros...

Inspirasi Sehari-hari

  PESAN CINTA SEBUTIR NASI Karya: Yoyo Setiawan   Kawan, pernahkah terlintas di pikiranmu, bahwa ketika kamu makan dengan lahapnya sampai kekenyangan, di tempat lain banyak orang berharap ada seseorang yang memberi mereka sekedar sesuap nasi untuk mengisi perutnya?.   Boleh jadi ketika di rumahmu banyak makanan, terutama nasi, sampai terbuang-buang. Di tempat lain, bahkan mungkin kau tak tahu, tetanggamu, sedang tidak punya nasi, kelaparan. Bisa juga, saat kau dan teman-teman sedang berpesta senang-senang. Di tempat lain, banyak orang menahan perutnya sakit karena berhari-hari tidak makan.   Kawan, ketika makanan yang terlalu banyak sudah terbuang-buang, sedang di tempat lain kelaparan, maka sebenarnya di mana kesalahannya? Tidak ada yang salah! Semua rencana Tuhan ada di hati kawan-kawan. Di situ Tuhan menguji hati dan cinta.   Ada hati yang menjerit, ada yang tertawa-tawa…lalu yang mana hati kita, di mana empati kita? Sebutir nasi ada...

MENYASATI WAKTU

  “MENYIASATI WAKTU” Karya: Yoyo Setiawan   Bismillah, Berbicara waktu, semua orang diberikan Tuhan waktu yang sama, 24 jam. Namun, anehnya ada yang merasa kurang dan ada yang bisa bersantai-santai. Apa sahabat pernah seperti itu? Seharusnya, apabila semua orang diberi waktu sama, maka harusnya sama, sama-sama berhasil. Tapi nyatanya, beda dari teorinya! Ada yang salah dalam pelaksanaan penggunaan waktu tersebut. Pertama, orang yang merasa waktunya kurang, cari solusi permasalahannya; bisa dia kurang efisien waktu, bisa kurang membuat skala prioritas kerja, bisa suasana pikiran dan hati gelisah, bisa kurangnya perencanaan waktu, dan lainnya. Setelah ketemu, dikenali, cari solusinya. Kedua, orang yang terkesan banyak buang waktu, terlalu santai. Mari cari permasalahannya, bisa jadi tipe asli orangnya. Ya, orang yang senang bersantai kesannya negatif, padahal belum tentu. Jadi, semua kembali ke kepribadian atau pola pikir masing-masing, bagaimana dia bisa menghormati...